Kalau kita
suka burung, biasanya yang kita pelihara burung-burung yang bagus-bagus, yang
suaranya berkicau dengan indah dan merdu. Bahkan tidak sedikit uang yang kita
keluarkan untuk biaya perawatannya. Pakannya dan juga kandangnya harus bagus.
Tapi jarang sekali kita membuat sangkar burung yang bagus untuk burung merpati.
Padahal burung merpati sering sekali menjadi suatu perlambangan tentang suatu
kehidupan yang harmonis. Karena bisanya burung merpati menjadi lambang :
1. Cinta
Kasih dan kesetian. Biasanya kalau menikah entah itu undangan ada gambar
merpatinya ataupun pada kartu valentin. karena burung merpati adalah burung
yang selalu setia dan tidak pernah ingkar janji terhadap pasangannya.
2. Simbol Perdamaian. Ada banyak
kegiatan sosial di mana orang melepaskan
burung merpati sebagai perdamaian.
3. burung
merpati tidak egois, ia peduli dengan pasangan dia mau bekerja sama dengan
psangannya. Kalau mereka membuat sangkat sang jantan dan betina silih berganti
membawa ranting. Apabila sang betinga mengerami si jantan berjaga diluar
kandang danapabila si betina kelelahan si jantan gantian mengerami.
4. Merpati
adalah burung yang tidak mempunyai empedu, ia tidak menyimpan kepahitan
sehingga tidak pernah menyimpan dendam.
Sidang
jemaat yang dikashi, melalui burung merpati ini kita dapat belajar bahwa Allah
menghendaki agar umatnya untuk hidup dengan memiliki cinta kasih, hidup damai
dengan sesama, tidak egois,dan tidak memiliki kebencian dengan sesama.
Namun
ternyata dalam kehidupan kesaharian sering sekali kita belum dapat melakukan
apa yang menjadi kehendak Allah. Bahkan Yunus sebagai Nabi Allah yang namanya
berarti MERPATI suatu nama yang tentunya diberikan orang tuanya kepadanya
dengan harapan agar hidupnya seperti apa yang menjadi simbol merpati itu namun ternyata
karekternya jauh dari apa yang diharapkan. Hal itu dapat kita pelajari dari
penugasan yang Allah berikan kepadanya untuk pergi keniniwe untuk menyampaikan
pesan Allah, menyampaikan murka Allah atas kejahatan yang dilakukan oleh bangsa
Niniwe. Ketika diberi tugas itu Yunus melarikan diri ke Tarsis. Dia menolak
tugas dari Allah itu. Karena Niniwe bangsa penjajah Israel, Bangsa yang kejam
dan tidak layak untuk mendapat belaskasih dari Tuhan tapi bangsa yang layak
untuk mendapat hukuman. Namun dalam pelariannya ada badai yang besar melanda
kapal yang ditumpangi oleh Yunus. Badai yang hanya bisa berhenti kalau Yunus
dilempat kelaut. Akhirnya yunus dilempar kelaut dan badai berhenti dan ia
dimakan ikan besar dan dibentuk oleh Tuhan dalam dalam perut ikan itu selama 3
hari 3 malam.
Setela itu
Yunus akhirnya dimuntahkan oleh ikan besar itu dan ia sampai di Niniwe. Dan ia
menyampaikan pesan Tuhan bahwa 40 hari lagi Niniwe akan ditunggangbalikan. Dan
tentunya ini suatu hal yang sangat
menyenangkan bagi Yunus. Namun apa yang terjadi ternyata orang niniwe baik
raja dan rakyatnya bahkan hewan bertobat. Baru itu terjadi pertobatan yang
spektakuler. Sehinga membuat Allah akhirnya menunjukan belaskasih kepada
mereka. Allah mengampuni
mereka sehingga keadaan niniwe tidak seperti apa yang dikatakan oleh Yunus.
Dan karena hal inilah membuat Yunus kesal dan marah kepada Allah. karena Allah
bertindak tidak seperti apa yang diinginkan oleh Yunus dan Yunus merasa gagal
dalam tugas sebagai nabi karena apa yang dikatakannya tidak terlaksana.
Sidang
jemaat yang dikasihi oleh Tuhan, kita sebagai OP kepada Tuhan kita pun sering
sekali masih bertindak sama seperti yang dilakukan oleh Yunus. Kita marah
kepada Tuhan kalau keinginan kita tidak terpenuhi, kita menyalahkan Tuhan
karena usaha kita gagal padahal kita sudah dekat dengan Tuhan.
Numun Tuhan
berkata kepada kita:”Layakkah kita marah” artinya Allah tidak menghendaki kita
berbuat seperti itu. Allah sangat mengasihi umatNya. dan Allah mempunyai
rencana yang Indah bagi kehidupan umatNya.
Sidang
jemaat yang dikasihi oleh Tuhan, oleh karena itu pada saat ini melalui
kebenaran FT kita diajarkan agar hidup sesuai dengan kehendaknya :
1. JANGAN BERSIKAP EGOSENTRIS. MAU MENANG SENDIRI.
Memperlihatkan
gambar.
GAMBAR DAN
WAJAH SIAPAKAH INI? PEREMPUAN MUDA ATAU PEREMPUAN TUA ?
Ternyata
ketika kita melihat sebuah gambar ini masing-masing mempunyai sudut padang yang
berbeda,.. yang satu mengatakan perempuan muda yang lain mengatakan perempuan
tua. keduanya pendapat tidak salah karena ini adalah SEBUAH GAMBAR TAPI
MEMILIKI 2 SUDUT PANDANG YANG BERBEDA.
Demikian
juga dalam kehidupan kita ini baik dalam kumpulan keluarga atau dalam sosial
masyarakat, kita memiliki perbedaan satu dengan yang lainnya. Perbedaan
latarbelakang budaya, kepribadian, pendapat, dsb. Mari kita saling menghargai
satu dengan yang lainnya dan jangan mementingkan diri sendiri Seperti FT
katakan dalam Filipi 2:4 .. dan
janganlah tiap-tiap orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri, tetapi
kepentingan orang lain juga.
Artinya
jangan kita hanya memperhatikan keinginan kita sendiri, pendapat kita sendiri,
keadaan kita sendiri. yang penting saya nyaman gak peduli dengan orang lain.
Jangan kita seperti Yunus yang tidak perduli dengan keselamatan bangsa lain.
Dan berpikir bahwa hanya bangsanya saja yang diselamatkan
Namun dalam
kehidupan kita sehari-hari sering terjadi baik dirumah, lingkungan
masyarakat,bahkan gereja sekalipun, kita sering sama seperti Yunus dengan mengedapankan
keegoisan kita,..pokoknya pendapat saya yang harus didengar dan diperhatikan
dan harus dijalankan kalau tidak saya marah, kesal dan saya mau kabur dari
rumah, kabur dari gereja. Sama seperti yunus yang kabur dari panggilan Tuhan.
Sidang
jemaat yang dikashi Tuhan,
Jika kita
mengedapan ego kita, maka yang terjadi perpecahan, perpisahan. Itulah yang
terjadi dengan Paulus dan Barnabas. Barnabas ingin membawa Markus, tapi Paulus
menolaknya sehingga mereka berdebat begitu tajam sehingga akhirnya mereka
berpisah.
Oleh karena
itu mari kita merendahkan diri kita satu sama lain mari kita tanggalkan ego
kita mari kita sehati sepikir, dalam satu kasih, satu jiwa, satu tujuan, dengan
tidak mencari kepentingan sendiri atau keuuntungan diri kita sendiri.
2. MENYERAHKAN AKTIFITAS KEGIATAN
KITA KEDALAM RENCANA DAN KEHENDAKNYA.
YUNUS Merasa gagal dalam tugas dan juga
merasa Bahwa reputasinya sebagai nabi telah jatuh karena nubuat
yang telah disampaikannya tentang penghukuman bagi orang-orang Niniwe itu tidak
lagi terjadi, karena Allah telah membatalkan hukumanNya karena pertobatan
orang-orang Niniwe.
Hal ini membuat yunus marah dan kesal dalam tugas panggilannya sebagai
nabi sehingga ia mengatakan “….lebih baik aku mati daripada hidup”. Atau
dalam bahasa lain mungkin dapat dikatakan“Mau ditaruh kemana lagi
wajahku sebagai nabi yang nubuatnya tidak terjadi?, bukankah lebih baik aku
mati daripada menanggung malu seumur hidup?”.
Padahal kalau kita perhatikan apa yang
dilakukan oleh Yunus, ia sangat sukses karena membuat orang niniwe bertobat dan
itulah yang Allah kehendaki. Namun ternyata Yunus merasa gagal karena Yunus
dalam melakukan tugasnya berdasarkan keinginanannya, dan tidak berdasarkan apa
yang menjadi kehendak Tuhan bagi kehidupannya sehingga ia menjadi putus asa.
Sidang jemaat yang dikashi oleh Tuhan. Itulah
yang akan terjadi kalau kita tidak menyerahkan aktifitas kita, tidak
menyerahkan pergumulan kita kedalam rencana dan kehendak Tuhan. Kita menjadi
mudah putus asa, mudah kecewa merasakan kegagalan dalam hidup dan akhirnya kita
marah dan menyalahkan Tuhan.
Baru-baru
ini ada nenek-nenek usia 65 tahun di Thailand mengalami persoalan dan dia
stress bahkan depresi. Seakan-akan tidak ada jalan keluar lagi. dan
satu-satunya jalan keluar adalah masuk ke sarang buaya. Dan akhirnya ia lompat
dan masuk sarang buaya.. akhirnya selesai masalahnya dan selesai juga dengan
hidupnya. Hati-hati yang punya nenek jangan buat nenek kita stres…
Mungkin
juga dalam kehidupan kita, sudah rajin kegerja, rajin melayani, ikut vokal grup
kok gagal juga mendapatkan cintanya. Sudah rajin melayani, sudah hidup saleh,
jujur, takut akan Allah dan menjauhi kejahatan kok makin bertambah masalah.!
Itu artinya
Tuhan sangat sayang sama kita, sangat mengasihi kita Tuhan hendak membentuk
kita menjadi murid Tuhan yang berkualitas. Murid Tuhan yang mampu bertahan
dalam setiap pergumulan sehingga berhak mendapatkan Janji daripada Allah.
Kej.
13:17-18 Ketika bangsa Israel Tuhan tuntun keluar dari Mesir, lewat mana..
padang gurun menuju ke Laut.
a.
Lewat
padang gurun. Panas, gersang
Tujuannya
Tuhan ingin membentuk bangsa Israel, melatih mereka menjadi bangsa yang
kuat.agar dapat masuk kenergri yang Tuhan janjikan
Demikian
juga dalam kehidupan kita. persoalan semakin banyak. Artinya TUhan ingin
melatih kita, membentuk kita menjadi OP yang kuat dan berkualitas dan mampu
bertahan dalam setiap keadaan sampai akhir.
b.
Menuju
ke Laut. Artinya tempat yang tersudut.,. menurut kacamata manusia sudah tidak
ada jalan keluar lagi. tapi tidak menurut kacamata Allah. Allah menunjukan
kuasanya dengan membelah laut dan memberikan jalan kepada bangsa Israel. Tapi
bagi orang yang tidak percaya kepada Allah, orang mesir itu, jalan itu
tertutup.
Keetika
dalam pergumulan hidup kita seolah-olah tidak ada jalan keluar,, ketika
merasakan kegagalan, jangan seperti nenek2x itu yang masuk ke sarang buaya.
Tapi serahkan kedalam tangan Tuhan dan tunggu waktu Tuhan untuk menunjukan
kuasanya yang membuat kita terkagum-kagum dibuatnya. Ia pasti akan membuka
jalan keluar dari setiap persoalan hidup kita. karena Rencan Tuhan, kehendak
Tuhan adalah yang terbaik bagi kita.